Wahai pemuda menikah lah

 ______》 WAHAI PARA PEMUDA《_____ 

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,


يَا مَعْشَرَ الشَّبَابِ مَنِ اسْتَطَاعَ مِنْكُمُ الْبَاءَةَ فَلْيَتَزَوَّجْ فَإِنَّهُ أَغَضُّ لِلْبَصَرِ وَأَحْصَنُ لِلْفَرْجِ وَمَنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَعَلَيْهِ بِالصَّوْمِ فَإِنَّهُ لَهُ وِجَاءٌ


“Wahai para pemuda, barangsiapa yang memiliki baa-ah , maka menikahlah. Karena itu lebih akan menundukkan pandangan dan lebih menjaga kemaluan. Barangsiapa yang belum mampu, maka berpuasalah karena puasa itu bagai obat pengekang baginya.” (HR. Bukhari no. 5065 dan Muslim no. 1400).


Nikah secara bahasa berarti ‘adh dhomm’ atau ‘al jam’i = mengumpulkan. Secara istilah syar’i, nikah adalah istilah dari akad yang masyhur yang terdiri dari rukun dan syarat.


Nikah sendiri jika dimutlakkan bisa bermakna akad dan bermakna menyetubuhi (mencampuri) istri. Inilah makna secara bahasa. Al Azhari berkata bahwa asal kata nikah dalam bahasa Arab adalah al wath’u atau menyetubuhi. Ada pula yang menyebut nikah untuk akad pernikahan karena akad inilah yang menyebabkan halalnya persetubuhan. (Lihat Kifayatul Akhyar, 2: 33)


¤__●Jangan Takut Miskin kalau kalian mau menikah●___¤


وَأَنكِحُوا۟ ٱلْأَيَٰمَىٰ مِنكُمْ وَٱلصَّٰلِحِينَ مِنْ عِبَادِكُمْ وَإِمَآئِكُمْۚ إِن يَكُونُوا۟ فُقَرَآءَ يُغْنِهِمُ ٱللَّهُ مِن فَضْلِهِۦۗ وَٱللَّهُ وَٰسِعٌ عَلِيمٌ 

Dan nikahkanlah orang-orang yang masih membujang di antara kamu, dan juga orang-orang yang layak (menikah) dari hamba-hamba sahayamu yang laki-laki dan perempuan. Jika mereka miskin, Allah akan memberi kemampuan kepada mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Mahaluas (pemberian-Nya), Maha Mengetahui.  (An Nuur:32)


"Jika mereka miskin, Allahﷻ akan memampukan mereka dengan karunia-Nya". (An Nuur:32)


▪Dari Ibnu Abbas, bahwa makna ayat ini mengandung anjuran kepada mereka untuk kawin. Allahﷻ memerintahkan orang-orang yang merdeka dan budak-budak untuk kawin, dan Dia menjanjikan kepada mereka untuk memberikan kecukupan. Untuk itu Allahﷻ. berfirman: Jika mereka miskin, Allah akan memampukan mereka dengan karunia-Nya. (An Nuur:32)


▪Abu Bakar As-Siddiq r.a. pernah mengatakan, "Bertakwalah kalian kepada Allah dalam menjalankan apa yang Dia perintahkan kepada kalian dalam hal nikah, niscaya Dia akan memenuhi bagi kalian apa yang telah Dia janjikan kepada kalian, yaitu kecukupan." Allah Swt. telah berfirman: Jika mereka miskin, Allah akan memampukan mereka dengan karunia-Nya. (An Nuur:32)


▪dari Ibnu Mas'ud, bahwa ia pernah mengatakan, "Carilah kecukupan dalam nikah, karena Allah Swt. telah berfirman: 'Jika mereka miskin, Allah akan memampukan mereka dengan karunia-Nya' (An Nuur:32)."


▪dari Abu Hurairah r.a. yang berkata bahwa Rasulullahﷺ pernah bersabda:


Ada tiga macam orang yang berhak memperoleh pertolongan dari Allahﷻ, yaitu orang yang nikah karena menghendaki kesucian, budak mukatab yang bertekad melunasinya, dan orang yang berperang di jalan Allah.


وَالنَّاكِحُ الَّذِي يُرِيدُ الْعَفَافَ


“… seorang yang menikah karena ingin menjaga kesuciannya.” (HR. An Nasai no. 3218, At Tirmidzi no. 1655. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan). Ahmad bin Syu’aib Al Khurasani An Nasai membawakan hadits tersebut dalam Bab “Pertolongan Allah bagi orang yang nikah yang ingin menjaga kesucian dirinya”.


▪Umar bin Khathab mengatakan : "Carilah karunia (Kecukupan,kekayaan) dengan menikah"Lalu dia membaca ayat : ".....jika mereka miskin, Allah akan memberi kemampuan kepada mereka dengan karunia-Nya...."(QS.An-Nur[24]:32)


¤__▪Menikah memiliki Manfaat Dunia dan Akhirat▪__¤


》1. Memenuhi Tuntutan Naluri Manusia 

زُيِّنَ لِلنَّاسِ حُبُّ ٱلشَّهَوَٰتِ مِنَ ٱلنِّسَآءِ

"Dijadikan tampak indah dalam pandangan manusia cinta terhadap nafsu, berupa wanita-wanita" (Ali-Imran:14)

وَجَعَلَ مِنْهَا زَوْجَهَا لِيَسْكُنَ إِلَيْهَاۖ

"Dia menciptakan pasangannya, agar dia merasa senang kepadanya (Wanita)" (Al-A`raf:189)

>-♡♡Laki laki dan Wanita masing-masing dari kedua-nya cenderung kepada yang lain dengan kecenderungan syahwat. 

وَمِنْ ءَايَٰتِهِۦٓ أَنْ خَلَقَ لَكُم مِّنْ أَنفُسِكُمْ أَزْوَٰجًا لِّتَسْكُنُوٓا۟ إِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُم مَّوَدَّةً وَرَحْمَةًۚ إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَءَايَٰتٍ لِّقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ 

"Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari jenismu sendiri, agar kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan Dia menjadikan diantaramu rasa kasih dan sayang. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berpikir". (Ar Ruum:21)


"Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untuk kalian istri-istri dari jenis kalian sendiri, supaya kalian cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antara kalian rasa kasih dan sayang". 


■》Tiada kecenderungan di antara dua jiwa yang melebihi kecenderungan antara sepasang suami istri《■


》2. Dia telah melengkapi separuh imannya 

▪Anas bin Malik R.A berkata : "Rasulullah bersabda :

"#Siapa saja yang menikah telah melengkapi separuh imannya, maka hendaklah dia bertakwa kepada Allah dalam memelihara yang separuhnya lagi#. 

Abu Hatim berkata : Secara umum yang menguasai agama seseorang adalah kemaluan dan perutnya dan salah satu dari keduanya dapat dicukupi dengan menikah.


Thawus (Tab'in) mengatakan : 'Tidak sempurna ibadah seorang pemuda sampai ketika dia sudah menikah.'


》3.Membentengi Akhlak yang luhur dan menundukkan pandangan 

#Membentengi ____Dari 

> Perbuatan kotor/keji = Berzina,melacur,pacaran,Onani

> Perbuatan yang dilaknat = Lesbi,Homoseks 

■》Islam menjadikan pernikahan sebagai sarana memelihara pemuda dan pemudi muslim dari kerusakan dan kekacauan《■ 

>>¤ Karna pemuda pemudi islam kalau tidak di berikan Tanggungjawab menyebabkan mereka larut dalam hal hal yang tidak bermanfaat dan hal hal kerusakan dan kekacauan.


》4. Meningkatkan Ibadah kepada Allah ﷻ

Rasulullah ﷺ bersabda :

".......Salah seorang di antara kalian bersetubuh dengan istrinya adalah Sedekah !" Para sahabat bertanya : Wahai rasulullah, Apakah salah seorang dari kita saat melampiaskan syahwat kepada istri mendapat pahala ?

Beliau menanggapi : "Bagaimana menurut kalian apabila suami bersetubuh dengan selain istrinya (berzina), bukankah dia berdosa ? (Dosa besar) Demikian pula apabila si suami bersetubuh dengan istrinya (Halal) Dia akan memperoleh pahala"(Pahala besar).


》5.Memperoleh keturunan 

•_Yang lebih penting di samping memperoleh keturunan adalah berusaha membentuk generasi penerus yang berkualitas (Mendidik anak menjadi Shalih dan bertakwa kepada Allah ﷻ

Allahﷻ berfirman :(Al-Baqarah[2]:187).. وَٱبْتَغُوا۟ مَا كَتَبَ ٱللَّهُ لَكُمْۚ...

" Dan carilah apa yang telah ditetapkan Allah bagimu(Anak)"

Abu hurairah, Ibnu Abbas dan Anas bin Malik menafsirkan bahwa yang dimaksud adalah Anak.

¤●Berdoalah Agar mendapatkan keturunan yang Shalih 

   》QS.Ash-Shaffat[37]:100

   》QS.Al-Furqan[25]:74

   》QS.Al-Anbiya'[21]:89

   》QS.Ali-Imran[3]:38


Wahai para pemuda Bersegeralah mengambil Janji janji yang telah Allah janjikan kepada mu Sungguh Allah ﷻ

》#Tidak menyalahi Janji# 

إِنَّ ٱللَّهَ لَا يُخْلِفُ ٱلْمِيعَادَ 

Sungguh, Allahﷻ tidak menyalahi janji.

(Ali-Imran:9)


》#Bener 


أَلَآ إِنَّ لِلَّهِ مَا فِى ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِۗ أَلَآ إِنَّ وَعْدَ ٱللَّهِ حَقٌّ وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَهُمْ لَا يَعْلَمُونَ 

Ketahuilah sesungguhnya milik Allahlah apa yang ada di langit dan di bumi. Bukankah janji Allah itu benar? Tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui. (Yunus:55)


وَنَادَىٰٓ أَصْحَٰبُ ٱلْجَنَّةِ أَصْحَٰبَ ٱلنَّارِ أَن قَدْ وَجَدْنَا مَا وَعَدَنَا رَبُّنَا حَقًّا فَهَلْ وَجَدتُّم مَّا وَعَدَ رَبُّكُمْ حَقًّاۖ قَالُوا۟ نَعَمْۚ فَأَذَّنَ مُؤَذِّنٌۢ بَيْنَهُمْ أَن لَّعْنَةُ ٱللَّهِ عَلَى ٱلظَّٰلِمِينَ 

Dan para penghuni surga menyeru penghuni-penghuni neraka, "Sungguh, Kami telah memperoleh apa yang dijanjikan Tuhan kepada kami itu benar. Apakah kamu telah memperoleh apa yang dijanjikan Tuhan kepadamu itu benar?" Mereka menjawab, "Benar." Kemudian penyeru (malaikat) mengumumkan di antara mereka, "Laknat Allah bagi orang-orang zalim,وَنَادَىٰٓ أَصْحَٰبُ ٱلْجَنَّةِ أَصْحَٰبَ ٱلنَّارِ أَن قَدْ وَجَدْنَا مَا وَعَدَنَا رَبُّنَا حَقًّا فَهَلْ وَجَدتُّم مَّا وَعَدَ رَبُّكُمْ حَقًّاۖ قَالُوا۟ نَعَمْۚ فَأَذَّنَ مُؤَذِّنٌۢ بَيْنَهُمْ أَن لَّعْنَةُ ٱللَّهِ عَلَى ٱلظَّٰلِمِينَ 

Dan para penghuni surga menyeru penghuni-penghuni neraka, "Sungguh, Kami telah memperoleh apa yang dijanjikan Tuhan kepada kami itu benar. Apakah kamu telah memperoleh apa yang dijanjikan Tuhan kepadamu itu benar?" Mereka menjawab, "Benar." Kemudian penyeru (malaikat) mengumumkan di antara mereka, "Laknat Allah bagi orang-orang zalim,   (Al-A`raf:44)


إِنَّ ٱللَّهَ ٱشْتَرَىٰ مِنَ ٱلْمُؤْمِنِينَ أَنفُسَهُمْ وَأَمْوَٰلَهُم بِأَنَّ لَهُمُ ٱلْجَنَّةَۚ يُقَٰتِلُونَ فِى سَبِيلِ ٱللَّهِ فَيَقْتُلُونَ وَيُقْتَلُونَۖ وَعْدًا عَلَيْهِ حَقًّا فِى ٱلتَّوْرَىٰةِ وَٱلْإِنجِيلِ وَٱلْقُرْءَانِۚ وَمَنْ أَوْفَىٰ بِعَهْدِهِۦ مِنَ ٱللَّهِۚ فَٱسْتَبْشِرُوا۟ بِبَيْعِكُمُ ٱلَّذِى بَايَعْتُم بِهِۦۚ وَذَٰلِكَ هُوَ ٱلْفَوْزُ ٱلْعَظِيمُ 

Sesungguhnya Allah membeli dari orang-orang mukmin, baik diri maupun harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka. Mereka berperang di jalan Allah; sehingga mereka membunuh atau terbunuh, (sebagai) janji yang benar dari Allah di dalam Taurat, Injil dan Alquran. Dan siapakah yang lebih menepati janjinya selain Allah? Maka bergembiralah dengan jual beli yang telah kamu lakukan itu, dan demikian itulah kemenangan yang agung.


(At-Taubah:111)


》#Tidakpernahberubah


لَهُمُ ٱلْبُشْرَىٰ فِى ٱلْحَيَوٰةِ ٱلدُّنْيَا وَفِى ٱلْءَاخِرَةِۚ لَا تَبْدِيلَ لِكَلِمَٰتِ ٱللَّهِۚ ذَٰلِكَ هُوَ ٱلْفَوْزُ ٱلْعَظِيمُ 

Bagi mereka berita gembira di dalam kehidupan di dunia dan di akhirat. Tidak ada perubahan bagi janji-janji Allah. Demikian itulah kemenangan yang agung.


(Yunus:64)


#Ushulussunnah

#05-01-2021

#Nasihat

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perhhatikan Niat mu Wahai penuntut Ilmu